Nahwu Shorof / Ilmu Nahwu dan Ilmu Shorof merupakan satu kesatuan yang tidak bisa untuk dipisahkan. Dalam kesempatan ini ijinkan kami menyampaikan sedikit Materi Bahasa Arab berkaitan dengan Nahwu Shorof.
Ilmu Nahwu adalah ayahnya ilmu, sedangkan ilmu shorof sebagai ibunya, ketika keduanya di padukan maka akan bermunculan ilmu-ilmu yang lain.
Dalam Bahasa Arab Ilmu yang wajib kita ketahui salah satunya adalah Ilmu nahwu. Sebab tanpa Ilmu Nahwu kita tidak akan bisa memahami Bahasa Arab tersebut.
Ilmu Nahwu juga sering disebut dengan llmu alat oleh sebagian orang, karena ilmu nahwu menjadi alat perantara pada ilmu-ilmu yang lain seperti ilmu tafsir, ilmu hadits, ushul fiqh, dan lain sebagainya.
Ilmu bahasa arab ada 12 macam, dan yang paling signifikan adalah ilmu nahwu. Manfaat mempelajari ilmu nahwu adalah untuk menghindarkan diri dari kesalahan dalam pengucapan lafadz-lafadz berbahasa arab.
Tujuannya untuk membantu dalam memahami firman Allah SWT dan sabda rasul-Nya yang bisa mengantarkan setiap hamba-Nya kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. (al-kawakib ad-duriyah)
Secara umum Ilmu Nahwu ialah sebagai cara membaca harakat yang terdapat di penghujung tiap kalimat, sehingga predikat tiap kalimat dapat diketahui sebagai apa kedudukannya dan dapat dipahami maksudnya.
Dalam Kitab 'Imrithi pada salah satu baitnya disebutkan ;
وَالنَّحْوُ أَوْلَ أَوَّلًا أَنْ يُعْلَمَ إِذِالْكَلَامُ دُوْنَهُ لَنْ يُفْهَمَ
Nahwu harus lebih diprioritaskan untuk dipelajari, sebab tanpa ilmu nahwu tidak dapat dimengerti.
Dengan berbagai penjelasan terkait dengan Ilmu Nahwu diatas, maka dapat disimpulkan Ilmu Nahwu adalah cara untuk mengetahui kedudukan kata setiap kalimat dan bentuk perubahan harokat akhir disuatu kata. Contoh pada kata محمد pada kalimat dibawah ini :
مُحَمَّدٌ رسول الله
إن مُحَمَّدًا قائم
إن مُحَمَّدًا قائم
الكتاب لِمُحَمَّدٍ
Terdapat 3 bentuk perubahan harokat akhir pada kata محمد
yang pertama dibaca rofa' (dhommah) karena berkedudukan sebagai mubtada',
yang kedua dibaca nashob (fathah) karena sebagai isim إِنَّ
yang pertama dibaca rofa' (dhommah) karena berkedudukan sebagai mubtada',
yang kedua dibaca nashob (fathah) karena sebagai isim إِنَّ
Selain belajar mengenai Ilmu Nahwu kita juga harus mempelajari Ilmu Shorof, Sebab Ilmu Shorof juga merupakan salah satu kunci utama dalam pembelajaran Bahasa Arab.
Ilmu ini mula-mula disusun dan dikembangkan oleh orang non-Arab dengan maksud untuk memberi bekal bagi penutur non-Arab agar dapat mempelajari dan akhirnya menguasai Bahasa Arab.
Ilmu Shorof atau Sharf dari segi bahasa berarti "Perubahan".
Adapun secara istilah Ilmu Shorof adalah Ilmu yang membahas perubahan asal suatu kata menjadi beberapa kata yang berbeda untuk mencapai arti yang dikehendaki dan hanya dapat diperoleh dengan perubahan tersebut, seperti fi'il 'amar, masdhar, isim fa'il, isim maf'ul, sifat musyabbhah, isim tafdhil, dan lain sebagainnya (al-Kaylani dalam Busyro 2003,21).
Berikut ini adalah Materi Bahasa Arab yang telah kami ringkas, agar mudah untuk dipahami bagi pemula yang ingin belajar Bahasa Arab dari Dasar:
Berikut ini adalah Materi Bahasa Arab yang telah kami ringkas, agar mudah untuk dipahami bagi pemula yang ingin belajar Bahasa Arab dari Dasar:




Tidak ada komentar:
Posting Komentar